Tampilkan postingan dengan label My Poetry. Tampilkan semua postingan
Tu es Ma Priere
Aku ingin, menjadi tulisan
Yang kau tuangkan sepenuh hati
Aku ingin, menjadi bacaan
Yang kau baca berulang kali
Kepada setiap kata
Kepada baris rima
Kepada sela dan tiap jeda
Aku ingin, menyisipkan imbuhan
Yang berisi doa
Aku ingin, mendeskripsikan paragraf
Dan menuntaskan cerita
Namun ketika kertas kuangkat
Ternyata yang kulihat hanyalah noktah
اَللهُمَّ اِنَّكَ تَعْلَمُ سِرِّىْ وَعَلاَنِيَتِىْ فَاقْبَلْ مَعْذِرَتِىْ
Sya'ir Dhuhaa
Yang tidak terlihat bukan berarti tidak ada
Yang terbayang jauh bukan berarti tidak mendekat
Yang terangan tinggi bukan berarti tidak nyata
Yang ada bukan berarti tidak akan diminta
Kemudian…
Yang mendesah tidak terus resah karena ada asa
Yang menjeri tidak selalu nyeri karena ada masa
Yang membasah tidak diam bersedih karena ada doa
Yang tidak ada bukan berarti tidak bisa diminta
Kemudian…
Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu
Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu
daripada yang sekarang (permulaan)
Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu ,
lalu (hati) kamu menjadi puas
Perahu Kehidupan
Apakah karena hujan perahu tak melaju?
Apakah karena gelap hingga tak melangkah?
Apakah langit meruntuh maka manfaat tak lagi dibuat?
Apakah DIA tiada kemudian tak percaya?
Persiapkanlah kayuh karena sebentar kemudian langit kan cerah
Mulailah melangkah karena setelah gelap malam, terang siang kan menjelang
Berbuatlah, langitmu masih tegak
Dan meskipun kau tak percaya, DIA selalu ada





