Popular posts

Tampilkan postingan dengan label Quotes Turns Words. Tampilkan semua postingan

Sya'ir Dhuhaa


Yang tidak terlihat bukan berarti tidak ada
Yang terbayang jauh bukan berarti tidak mendekat
Yang terangan tinggi bukan berarti tidak nyata
Yang ada bukan berarti tidak akan diminta

Kemudian…

Yang mendesah tidak terus resah karena ada asa
Yang menjeri tidak selalu nyeri karena ada masa
Yang membasah tidak diam bersedih karena ada doa
Yang tidak ada bukan berarti tidak bisa diminta

Kemudian…

Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu
Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu
daripada yang sekarang (permulaan)
Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu ,
lalu (hati) kamu menjadi puas

Ladies, Be Gently Please!

18 November 2014
Posted by Ave Ry

”Innalloohaa rifqun yuhibbu rifq fii kulli amr“
Sesungguhnya Alloh adalah Dzat Yang Maha Lembut dan mencintai kelembutan dalam setiap perkara (HR Bukhori & Muslim) 

Dear Diary,

If a woman no longer has the gentleness, then what is left of her? Jika seorang wanita tak lagi memiliki kelemah-lembutan, lantas apa yang tertinggal dalam dirinya?

No judging, I was thinking!

Menemukan pribadi wanita-wanita yang keras lagi kasar dalam lakunya.Tutur kata yang kerap menyakiti, menipisnya simpati hinggakan merasa paling benar sendiri.

Sejujurnya aku sering bertanya dalam hati, "Apakah orang-orang yang kerap melakukan perbuatan buruk itu akan ada akibatnya bagi kehidupan kita?" Tentu saja ini pertanyaan bodoh! Tapi yang namanya belajar itu memang butuh proses kan? Awal tanya itu aku tidak melihat dampak apapun, tapi berlalunya waktu, dengan jelas aku melihat gambaran akibat yang berawalkan sebab.

Diary, sikap kasar itu akan menimbulkan keburukan, sebaliknya sikap lembut itu akan mendatangkan kebaikan. Bukankah Rasulullah bersabda kepada Ibunda A'isyah,

“Wahai A’isyah, sesungguhnya Allah itu Maha Lembut dan menyukai kelembutan. Dan Dia memberi pada kelembutan itu sesuatu yang tidak diberikan Nya pada sikap kasar, dan apa yang tidak diberikan Nya pada yang lainnya.”(HR. Muslim)

Pada kajian di sebuah Radio yang kudengar pagi tadi, Ust. Yahya Badrussalam menuturkan kajian tentang Fiqh Akhlaq yang berkaitan dengan Ar Rifq ini, kelemah-lembutan. Padahal dari sejak kemarin aku sudah gatal ingin menulis tentang ini. Dan seperti yang bisa kau bayangkan, aku selalu senang jika ada sebuah hal perkara yang sedang kupikirkan lantas dengan 'serta-merta' hal itu terjawab, entah lewat apa saja.

Beliau, semoga Allah merahmatinya, mengatakan "Tutur kata yang lemah lembut itu adalah fithrah yang ada dalam setiap manusia. Setiap manusia ingin dirinya diperlakukan lemah-lembut. Tidak ada orang yang menginginkan seorang lain berkata-kata kasar kepadanya"

Fithrah itu senantiasa menyukai setiap kebaikan, tutur kata yang baik, sikap lemah lembut, kasih sayang, hormat menghormati, jujur, ikhlas dan segala perkara yang baik dalam diri seorang hamba adalah fithrah dan semua makhluk menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.

Sifat lemah-lembut ini, fithrah tiap-tiap manusia. Namun tentunya, ia harus lebih besar lagi dalam diri seorang wanita. Karena dengan kelemah-lembutan ia dapat menaungi suami, orangtua, anak dan saudara-saudaranya. Sehingga dengannya mereka betah untuk bermuamalah dengan para wanita yang menghiasi dirinya dengan sifat Ar Rifq.
“Sesungguhnya tidaklah kelemah-lembutan itu ada pada sesuatu melainkan ia akan memperindahnya, dan tidaklah kelemah lembutan itu dicabut dari sesuatu melainkan akan memperburuknya.” (HR. Muslim)
Ketahuilah, dengan bertutur kata yang santun lagi lemah lembut maka hal yang demikian akan mengundang kecintaan manusia kepada kita. Mungkin, ada juga sebagian manusia yang beralasan bahwa hal tersebut sudah menjadi tabiatnya sedari lahir. Namun segala sifat buruk hendaknya kita ubah, dan kemudian menggantinya dengan sifat yang lebih baik.

Tidak ada yang instan, pasti. Belajar seiring waktu dengan niat terus memperbaiki diri dengan harapan Allah senantiasa mengaruniakan kepada kita kebaikan. 

“Barang siapa yang terhalangi dari bersikap lemah lembut, maka dia telah terhalang dari seluruh bentuk kebaikan.” (HR. Muslim)

Live Life!

29 Agustus 2013
Posted by Ave Ry

"Moment or the length of time will not cause worry when we know it for sure", bukan pendek atau panjangnya batas waktu yang terkadang membawa kekhawatiran karena waktu pun relatif. So,  no matter how it's short or long for us just, Live Life!


"Because the fact is, there are some experiences that we have to remove, to make us figure which one is better able to manage to keep and what to throw away the bad", menghilangkan bulir-bulir perih berkaca itu 'mudah'. Begitu mudahnya dengan hanya berdiri di lebatnya hujan, ia akan luntur dengan sendirinya tanpa curiga, tanpa tanya. So, no matter how it's pleasure or painful  just, Live Life!
 
 
"Focus, Capture, Develop and Take another shot", some words are easy to write but hard to make it real. Setidaknya kita sudah mengambil kesempatan untuk mempertegas apa yang kita pikirkan kedalam sebuah coretan. Yeah, why not? So, no matter how it's easy or difficult just, Live Life!

 

" If Live is about adventure, love, tragedy, struggle, promise then take it seriously", karena Life tidak akan mundur kebelakang. So, no matter how it's in want or in decline just, Live Life!